Kamis, 03 Maret 2016

BERITA GEMBIRA... Kulit Kabel Kini Ada Ekstraknya by Kurawa

Makin banyak haters yang sotoy membahas kulit kabel kemaren, pakai bilang gak mungkin lah, gue tau siapa pelakunya dll.
Ampun deh, santai aja. Pasti ketangkap kok pelakunya, lagi diselidiki polisi. Pilihannya cuma 2 kalau gak sabotase yah kelalaian. Motifnya sama duit, ada juga yang sok klarifikasi turun kelapangan cuma modal tanya ke polisi yang bertugas di pos polisi kecil, bilangnya aman kok. Die kagak tau kalau pencurian sepeda motor itu sejak dulu banyak terjadi di kantor mapolda Metro Jaya, coba tanyain polisi, aman kok.
Yang pasti pelakunya ini paham banget soal Jakarta, kalau ada kontraktor yang "bermain" api pasti ada yang guidance spot-spot yang non CCTV. Logikanya sederhana aja kalau bukan sabotase, kulit kabel ini kan bukan limbah B3 seharusnya bisa dibuang dimana aja di berbagai TPA sampah.
User kabel ini kan cuma 2 perusahaan besar kalau gak Telkom yah PLN (walau Telkom sudah berpindah ke kabel optik sih) tapi bisa aja. Kalau polisi pasti sudah tau mencari siapa orang yang jago ngupas kabel ini. Kelompok etnis diseberang pulau Jawa yang pasti tau soal ini.
Dulu juga sering begitu kalau ada tembaga, dinamo, sparepart yang hilang di kantor, yah ujungnya kita harus ada chanel ke sekitaran Cacing. Pasti balik kok, walau kita harus tebus lagi sih, kalau gak sayang yang diambil tembaganya aja, cepat banget ngupas tembaganya.
Agak sulit mempercayai kalaupun ada proyek infrastruktur di TKP, mereka mengupas kulit kabelnya di tempat. Butuh keahlian "temen-teman" kita itu. Yang paling realistis itu double job, habis ngupas kabelnya dapat tembaganya kemudian kulitnya dibayarin lagi, tapi harus di buang ke TKP.
Bagaimana proses delivery kabelnya? nah ini baru lewat "jasa" kontraktor infrastrukturnya. Disembunyikan dalam dump truck proyeknya. Kok gak ketahuan di CCTV? Emang lo pikir semua CCTV bisa jangkau semua, ada yang "infokan" blind spot lah, siapa? Yah oknum keleusss.
Kalau sabotase ketahuan diawal yah namanya bukan Sabotase dong tapi SapoTahu. Perencanaannya cukup matang untuk kulit kabel ini. Segitu dulu review nya, yang pasti polisi serius kok ungkap kasus ini, karena kalau sengaja termasuk subversif loh, berhubungan dengan Istana.
Usul kalau mau sabotase berikutnya jangan pake kulit kabel yah, sekali-kali pakai kulititit, kumpulin aja dari tukang sunat se-Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar