Kamis, 27 Februari 2014

Sejarah Banten menurut Nurul Puspita Sari

Banten telah lama dikenal dalam peta masyarakat dunia.Banten dikenal dengan berbagai nama misalnya : Wahanten Girang dalam Carita Parahiyangan (1580), Medanggili dlm Tambo Tulangbawang, Primbon Bayah,dan berita Cina (abad ke-13) dan lain-lain. Banten yang berada di jalur perdagangan internasional, berinteraksi dengan dunia. Kemungkinan pada abad ke-7 Banten sudah menjadi pelabuhan.Islam telah masuk & berakulturasi dgn budaya setempat sebagaimana diceritakan dlm berita Tome Pires pd thn 1513.Proses Islamisasi Banten, yg diawali oleh Sunan Ampel, kemudian diteruskan oleh Syarif Hidayatullah. (Sunan Gunung Jati) yg seluruh kisahnya terekam dlm naskah Carita Purwaka Caruban Nagari. Sunan Gunung Jati menyebarluaskan agama Islam ke seluruh tatar Sunda hingga Sang Wali kembali ke Cirebon. Banten merupakan pelabuhan besar di Jawa, sejajar dengan Malaka.Kota Banten terletak di pertengahan pesisir sebuah teluk (Teluk Banten). Pada abad ke-17 M, Banten adlh salah satu pusat perniagaan penting dalam jalur perniagaan internasional di Asia. Orang-orang Perancis & Denmark pun pernah datang di Banten. Dalam persaingan antara pedagang Eropa. Orang Portugis melarikan diri dari Banten (1601.Usahanya membangun Banten, Maulana Hasanuddin sebagai Sultan Banten pertama (1552-1570. Sunda Kelapa sebagai pelabuhan terbesar berhasil ditaklukkan pada tahun 1527. Paska wafatnya Maulana Hasanuddin, pemerintahan dilanjutkan oleh Maulana Yusuf (1570-1580), putra pertamanya dari Ratu Ayu Kirana, putri Sultan Demak. Kerajaan Padjadjaran akhirnya benar-benar runtuh (Atja, 1986: 151-152, 189). Pada masa Maulana Yusuf memerintah, perdagangan Banten sudah sangat maju, dan Banten bisa dianggap sebagai sebuah kota pelabuhan emperium,Masa kejayaan Banten diteruskan oleh Maulana Muhammad paska mangkatnya Maulana Yusuf pada tahun 1580. Maulana Muhammad dikenal sebagai sultan yang amat saleh. Akibatnya kebijakannya ini praktis masa pemerintahannya diwarnai ketegangan hingga blokade oleh VOC terhadap Banten. (diambil dari beberapa sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar